Thursday, May 23, 2013

Akan Berpidato di PBB pada Peringatan World Interfaith Harmony Week 2012

JAKARTA — Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Din Syamsuddin, Minggu (5/2/2012) pagi, bertolak ke New York, memenuhi undangan PBB untuk berpidato pada peringatan World Interfaith Harmony Week 2012 (WIHW 2012) di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Selasa (7/2/2012).

Demikian siaran pers yang diterima Kompas dari Din Syamsuddin pada Minggu petang.

PBB mengundang 5 tokoh mewakili 5 agama dunia, Din Syamsuddin mewakili Islam untuk menyampaikan pesan dan perspektif agama masing-masing pada agenda tahunan berdasarkan resolusi PBB itu.

Din selain diundang sebagai Ketua Umum Muhammadiyah, yang dianggap sebagai ormas Islam modernis terbesar di dunia, juga sebagai Presiden Asian Conference of Religions for Peace (ACRP) dan Wakil Presiden World Conference of Religions for Peace (WCRP).

Read more...  
JA slide show

CDCC on YOUTUBE


mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday549
mod_vvisit_counterYesterday7122
mod_vvisit_counterThis week19360
mod_vvisit_counterLast week40814
mod_vvisit_counterThis month93896
mod_vvisit_counterLast month95040
mod_vvisit_counterAll days2329026

We have: 85 guests online
Your IP: 54.234.126.92
 , 
Today: May 23, 2013

CDCC Update

  • Bedah buku -
  • Risalah Pernyataan Pers IRC (Inter Religious Council) Indonesia Tentang Bom Solo
  • Desak KPK Tuntaskan Skandal Century
  • Diskusi
  • Oleh-oleh Nasi Bungkus untuk Antasari
Home News IRC : Tak Ada Agama di Indonesia Menolak Keberagaman

IRC : Tak Ada Agama di Indonesia Menolak Keberagaman

PDFPrintE-mail

Jakarta: Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan tak ada agama di Indonesia yang menolak perbedaan.

"Dalam kesempatan yang baik ini, kami menyatakan tidak ada agama di Indonesia yang menolak keberagaman. Jangan selalu mencari apa yang beda? Tapi, ambil berbagai persamaan yang ada untuk hidup rukun dan damai di Indonesia" kata Din dalam acara peringatan Pekan Kerukunan Antarumat Beragama Sedunia 2012 di Auditorium Nusantara, Gedung MPR/DPR, Jakarta, Ahad (12/2).

Selain Din, hadir pula ratusan pemeluk beragama di Indonesia yang dipimpin oleh perwakilan dari Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) Andreas Sewangu, Persatuan Hindu Dharma Indonesia(PHDI) I Nyoman Udayana, Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi) Philip Wijaya, Majelis Tinggi Agama Konghuchu Indonesia (Mataki) Wawan Wiratma, dan perwakilan dari Persekutuan Gereja Indonesia (PGI).

Dalam acara yang bertema "Keberagaman Menciptakan Harmoni Bangsa Indonesia" tersebut, para pemuka maupun perwakilan dari agama-agama di Indonesia menyatakan komitmen mereka untuk menjaga keharmonisan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di bawah naungan Pancasila.

Din juga mengatakan pemilihan Gedung MPR/DPR sebagai tempat peringatan Pekan Kerukunan Antarumat Beragama Sedunia bertujuan untuk mendekatkan hubungan antarumat beragama dengan wakil rakyat.

Hal tersebut ditanggapi positif oleh Ketua MPR Taufiq Kiemas yang mengatakan MPR akan mendukung setiap bentuk kegiatan yang mendukung terciptanya harmoni antarumat beragama di Indonesia. "Dari tahun ke tahun, MPR mendukung kegiatan yang mengikrarkan kembali komitmen kerukunan antarumat beragama di Indonesia," kata Taufiq.

Wakil PHDI I Nyoman Udayana mengatakan semua manusia di hadapan Tuhan adalah sama. "Hanya baik dan buruk yang membedakan kita. Jadi selayaknya semua manusia hidup rukun dengan segala keragamannya," kata I Nyoman.

Ia menambahkan hendaknya ada penghormatan dan penghargaan antarumat beragama sehingga tidak ada lagi istilah kesewenangan kaum mayoritas dan rintihan golongan minoritas. Selain itu, menurut dia, negara juga harus menjamin kebebasan itu demi menjaga keharmonisan antarumat beragama.

"Negara sudah menjaminnya dalam undang-undang, dalam penerapannya jangan ada pilih kasih antara mayoritas dan minoritas," katanya.

Pekan Kerukunan Antarumat Beragama Sedunia diperingati selama minggu pertama di awal Februari yang ditetapkan oleh Sidang Umum PBB sejak Februari 2011.

Peringatan ini berfokus pada kesepahaman semua pihak akan pentingnya dialog yang menjembatani antarumat beragama untuk mempromosikan kerukunan dan perdamaian tanpa memandang agama yang dianutnya.

Sumber : Metrotvnews.com

Latest News

Public Discussion on A-Taqrib bayn Al-Madzahib fi Al-Islam

Public Discussion on A-Taqrib bayn Al-Madzahib fi Al-Islam

Pulic Discussion... 02 November 2012

Din: Hormati Perbedaan Awal Puasa

YOGYAKARTA —... 17 July 2012
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Contact Us

home Address: Jl. Kemiri No. 24, Menteng, Jakarta 10350

phone Tel: 021 - 3154939

email Email: cdcc.secretariat@gmail.com