Sunday, May 19, 2013

Banyak Negara Dukung Palestina Jadi Anggota PBB

JAKARTA, KOMPAS.com — Banyak negara di dunia yang mendukung keanggotaan Palestina, sebagai anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Itu mencerminkan sokongan dunia atas kemerdekaan dan kedaulatan negeri itu.

Hal itu disampaikan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Fariz Mehdawi, dalam pertemuan dengan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah M Din Syamsuddin di Jakarta, Kamis (10/11/2011).

Read more...  
JA slide show

CDCC on YOUTUBE


mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday851
mod_vvisit_counterYesterday7676
mod_vvisit_counterThis week851
mod_vvisit_counterLast week40814
mod_vvisit_counterThis month75387
mod_vvisit_counterLast month95040
mod_vvisit_counterAll days2310517

We have: 93 guests online
Your IP: 54.224.75.101
 , 
Today: May 19, 2013

CDCC Update

  • Bedah buku -
  • Risalah Pernyataan Pers IRC (Inter Religious Council) Indonesia Tentang Bom Solo
  • Desak KPK Tuntaskan Skandal Century
  • Diskusi
  • Oleh-oleh Nasi Bungkus untuk Antasari
Home News Lembaga Persahabatan Ormas Islam Kepanjangantangan SBY?

Lembaga Persahabatan Ormas Islam Kepanjangantangan SBY?

PDFPrintE-mail

suarasurabaya.net| Muhammadiyah tidak bergabung dengan lembaga persahabatan ormas Islam yang dideklarasikan di Kantor PBNU 21 Oktober lalu.Din Syamsuddin Ketua Umum PP Muhammadiah mencurigai lembaga ormas Islam ini bagian dari kepanjangantangan Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Tapi Muhammadiyah tidak akan mempengaruhi ormas Islam lain yang ingin bergabung dgan lembaga baru ini.Din tidak mau bergabung dengan lembaga persahabatan ormas Islam, karena sudah memiliki kendaraan sendiri di luar Muhammadiah yakni Forum Komunikasi Lintas Agama.

 

Menanggapi kecurigaan itu, KH Agil Siradj Ketua Umum PBNU inisiator dideklarasikannya lembaga ormas Islam mengatakan, ini organisasi non partisan. Tujuannya untuk meningkatkan ukhuwah islamiyah, agar lebih kuat dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa, negara maupun persoalan yang dihadapi umat Islam sendiri. Utamanya bidang pendidikan dan kemiskinan, .

Kata Agil, negara-negara Islam sekarang mudah diintervensi dan dihancurkan negara lain, karena umat Islam-nya tidak bersatu, masing-masing ingin berkuasa.

Agil mengambil contoh, Irak, Mesir, Libya, Yaman, Syria, Afghanistan sesama umat Islam berperang karena haus kekuasaan.

Agar penyakit seperti itu tidak menjalar ke Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam, antar ormas Islam harus membangun kebersamaan dan komunikasi yang baik.

"Umat Islam mempunyai andil yang cukup besar dalam mewujudkan NKRI,” kata Agil, seperti dilaporkan Jose Asmanu reporter Suara Surabaya di Jakarta, Minggu (23/10/2011).

Lembaga persahabatan ormas Islam sudah didukung sekitar 21 ormas Islam, diluar Muhammadiyah dan FPI.

Latest News

Public Discussion on A-Taqrib bayn Al-Madzahib fi Al-Islam

Public Discussion on A-Taqrib bayn Al-Madzahib fi Al-Islam

Pulic Discussion... 02 November 2012

Din: Hormati Perbedaan Awal Puasa

YOGYAKARTA —... 17 July 2012
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Contact Us

home Address: Jl. Kemiri No. 24, Menteng, Jakarta 10350

phone Tel: 021 - 3154939

email Email: cdcc.secretariat@gmail.com