Sunday, May 26, 2013

Reshuffle Basa-Basi Politik!

GRESIK- Reshuffle yang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai hanya sebagai pencitraan.  

Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan, bongkar pasang menteri seharusnya dilakukan SBY yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja para menteri dan bukan sebagai bentuk keseimbangan politis atau politik transaksional antara presiden dan partai peserta koalisi.

Read more...  
JA slide show

CDCC on YOUTUBE


mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday639
mod_vvisit_counterYesterday5487
mod_vvisit_counterThis week639
mod_vvisit_counterLast week31151
mod_vvisit_counterThis month106326
mod_vvisit_counterLast month95040
mod_vvisit_counterAll days2341456

We have: 90 guests online
Your IP: 54.234.42.16
 , 
Today: May 26, 2013

CDCC Update

  • Bedah buku -
  • Risalah Pernyataan Pers IRC (Inter Religious Council) Indonesia Tentang Bom Solo
  • Desak KPK Tuntaskan Skandal Century
  • Diskusi
  • Oleh-oleh Nasi Bungkus untuk Antasari

Din: Hormati Perbedaan Awal Puasa

PDFPrintE-mail

Written by Administrator Tuesday, 17 July 2012 21:02

YOGYAKARTA — Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsudin berharap masyarakat saling menghormati dan menghargai apabila terjadi perbedaan dalam menentukan awal puasa Ramadhan di antara umat Islam.

"Perbedaan awal puasa Ramadhan tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. Puasa adalah ibadah yang dilakukan atas dasar keyakinan dari masing-masing umat," katanya di Yogyakarta, Minggu (15/7/2012).

Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi massa Islam telah menetapkan awal puasa pada 20 Juli (Jum'at) sesuai perhitungan hisab karena pada Kamis (19/7/2012) ketinggian hilal telah mencapai 1,36 derajat.

Din mengatakan, saat ketinggian hilal 0,5 derajat, maka saat itu sudah dihitung sebagai awal bulan baru. "Perhitungan yang dilakukan Muhammadiyah mengacu pada pendekatan ilmiah. Perhitungan dengan dasar hisab pun sudah dilakukan sejak dulu," katanya.

Selain menetapkan awal puasa pada 20 Juli 2012, Muhammadiyah juga telah menetapkan 1 Syawal atau Lebaran pada 19 Agustus.

Muhammadiyah juga berencana tidak mengikuti sidang isbat (penetapan) awal Ramadhan yang biasa digelar Kementerian Agama dengan alasan untuk mengurangi ketegangan dan untuk kebaikan bersama.

Pemerintah, lanjut Din, sebenarnya tidak perlu menetapkan awal puasa dan 1 Syawal atau Idul Fitri karena semuanya menyangkut keyakinan dari tiap-tiap umat.

"Pemerintah hanya perlu memfasilitasi terkait penetapan hari libur bersama yang dibuat beberapa hari untuk mengayomi semua pihak," katanya.

 

Sumber : KOMPAS.COM

 

Page 4 of 57

Latest News

Public Discussion on A-Taqrib bayn Al-Madzahib fi Al-Islam

Public Discussion on A-Taqrib bayn Al-Madzahib fi Al-Islam

Pulic Discussion... 02 November 2012

Din: Hormati Perbedaan Awal Puasa

YOGYAKARTA —... 17 July 2012
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Contact Us

home Address: Jl. Kemiri No. 24, Menteng, Jakarta 10350

phone Tel: 021 - 3154939

email Email: cdcc.secretariat@gmail.com