Dubes Palestina di PBB Apresiasi Dukungan Masyarakat Indonesia

DSC_1336

Jakarta – Duta Besar dan Pengamat Tetap Negara Palestina (Ambassador and Permanent Observer of the State of Palestine) untuk PBB Dr. Riyad Mansour menyampaikan apresiasi yang mendalam bagi dukungan luar biasa rakyat Indonesia untuk kemerdekaan Palestina.

“Indonesia telah memberikan pengakuan bagi kedaulatan Palestina, terbukti dengan dibukanya Kedutaan Besar Palestina di Jakarta,” ujar Mansour dalam Lecture of Civilisation (Kuliah Peradaban) di Centre for Dialogue and Cooperation among Civilisations (CDCC) di Menteng, Jakarta, Kamis (17/12).

Komunitas internasional juga terus menunjukkan dukungan bagi Palestina. Dengan berkibarnya bendera Palestina di PBB sekarang, telah terbuka banyak sekali kesempatan bagi rakyat Paletina untuk memenuhi hak-hak rakyatnya.

“Konvensi-konvensi internasional melekat bagi rakyat Palestina, hak untuk mendapatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan, dan lainnya, termasuk untuk menyeret Israel ke Mahkamah Internasional,” kata dia.

Mansour mengatakan bahwa perundingan bilateral selama 20 tahun lebih dengan Israel tidak membuahkan hasil apapun karena niat tidak baik dari pihak Israel.

Dia mengakui blokade, pembangunan pemukiman ilegal dan aksi kekerasan oleh militer Israel telah menimbulkan penderitaan tak terperikan bagi rakyat Palestina.

Rakyat Palestina juga menderita berbagai permasalahan sosial, di antaranya pengangguran di kalangan generasi yang sangat tinggi di Yerusalem Timur.

“Ada dua hal yang kita tuntut saat ini, yang pertama hentikan aksi kekerasan militer Israel, dan yang kedua adalah keterlibatan internasional karena kami tidak lagi bisa mempercayai pihak Israel,” ujar Dr. Mansour dalam diskusi yang dipandu Direktur Eksekutif Alpha Amirachman.

Sementara Ketua CDCC Prof Din Syamsuddin dalam sambutannya menegaskan kembali dukungan rakyat Indonesia untuk kemerdekaan Palestina.

Din yang juga menjabat sebagai Ketua Prakarsa Persahabatan Indonesia-Palestina ini menghimbau rakyat Indonesia agar memberikan bantuan secara resmi melalui Kedutan Besar Palestina bekerjsasama dengan Kementerian Luar Negeri RI.

“Prakarsa Indonesia membantu Palestina akan semakin terjalin dengan rencana pembukaan konsulat kehormatan di Ramallah,” kata Din.

Mansour menegaskan bahwa persatuan sangat penting bagi perjuangan bangsa Palestina. Ia juga menegaskan bahwa baik umat Muslim, Kristen, maupun Yahudi berhak memiliki hubungan spiritual dengan Yerusalem karena sejarah bersama.

“Namun tetap yang memiliki hak untuk membentuk negara yang berdaulat adalah rakyat yang memang tinggal di wilayah tersebut,” tandas Mansour.

Sebenarnya saat ini sudah ada perkembangan sikap dan pemikiran dari kalangan rakyat Palestina dengan menerima solusi dua negara (two-state solution).

“Itu pun Israel tidak mau, karena mereka tetap berkeras menghendaki seluruh wilayah,” keluh Mansour.

Mansour lahir di kota Ramallah in Tepi Barat yang Diduduki Israel. Ia memulai karir di PBB sejak 2005 dan seiring dengan meningkatnya status Palestina ia diangkat menjadi Duta Besar dan Pengamat Tetap Negara Palestina untuk PBB sejak 29 November 2012.

Yustinus Paat/HA

BeritaSatu.com

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *