Riyad Mansour: Kami Tidak Bisa Lagi Percaya Israel

DSC_1342

Duta Besar dan Pengamat Tetap Negara Palestina (Ambassador and Permanent Observer of the State of Palestine) untuk PBB, Dr. Riyad Mansour, menyampaikan apresiasi yang mendalam bagi dukungan luar biasa dari rakyat Indonesia untuk kemerdekaan Palestina.

“Indonesia telah memberikan pengakuan bagi kedaulatan Palestina, terbukti dengan dibukanya Kedutaan Besar Palestina di Jakarta,” ujar Mansour, dalam Kuliah Peradaban di Centre for Dialogue and Cooperation among Civilisations (CDCC) di bilangan Menteng, Jakarta, kemarin.

Dia melanjutkan, komunitas internasional juga terus menunjukkan dukungan bagi Palestina. Dengan berkibarnya bendera Palestina di kantor PBB, telah terbuka banyak sekali kesempatan bagi rakyat Paletina untuk memenuhi hak-hak rakyatnya.

“Konvensi-konvensi internasional menjadi melekat bagi rakyat Palestina, hak untuk mendapatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan, dan lainnya, termasuk untuk menyeret Israel ke mahkamah internasional,” ujarnya.

Mansour mengatakan bahwa perundingan bilateral selama 20 tahun lebih dengan Israel tidak membuahkan hasil apapun karena niat tidak baik dari pihak Israel.

Blokade, pembangunan pemukiman ilegal dan aksi kekerasan dari militer Israel telah menimbulkan penderitaan tak terperikan bagi rakyat Palestina. Rakyat Palestina juga menderita berbagai permasalahan sosial, di antaranya pengangguran di kalangan generasi yang sangat tinggi di Jerusalem Timur, urainya.

“Ada dua hal yang kita tuntut saat ini. Pertama, hentikan aksi kekerasan militer Israel, dan yang kedua adalah keterlibatan internasional karena kami tidak bisa lagi mempercayai pihak Israel,” ujar Mansour dalam diskusi yang dipandu Direktur Eksekutif CDCC, Alpha Amirachman, PhD.

Dr. Mansour lahir di kota Ramallah, Tepi Barat yang diduduki Israel. Ia memulai karir di PBB sejak 2005. Seiring dengan meningkatnya status Palestina, ia diangkat menjadi Duta Besar dan Pengamat Tetap Negara Palestina untuk PBB sejak 29 November 2012. [ald]

RMOL

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *