Ini yang Diakui Dunia Barat soal Indonesia

Dialogue on Civilisation

Dialogue on Civilisation

Amerika Serikat dan Uni Eropa mengakui peran Indonesia dalam mengintegrasikan kemajemukan suku, budaya, dan agama secara damai. Hal ini dikatakan Ketua Dewan Penasihat International Peace Foundation, Prince Alfred.

“Hal yang penting bagi Uni Eropa, AS, dan dunia bahwa kita harus belajar dari Indonesia, karena berhasil memainkan peran yang sangat penting di kancah global. Sebagai contoh, dalam mengintegrasikan masyarakat yang beragam,” kata Alfred, di The Centre for Dialogue and Cooperation among Civilisation (CDCC), Jakarta, Rabu 13 April 2016.

Menurut dia, untuk menekan paham terorisme dan radikalisme yang terus tumbuh di berbagai negara di dunia, perlu dilakukan dialog dan edukasi kepada generasi muda. Upaya ini agar dapat menyalurkan aspirasi mereka serta meredam potensi konflik secara fisik.

“Dialog secara mendalam dan edukasi kepada generasi muda diperlukan untuk membantu membentuk jati diri mereka dan meredam potensi konflik,” ujarnya.

Dengan melibatkan generasi muda, Alfred melanjutkan, baik dalam dialog pemerintahan maupun diskusi perdamaian, maka dapat membantu generasi muda tersebut berdamai dengan setiap individu.

Ketika dihadapkan dengan sekelumit isu pluralisme, Alfred juga mengakui bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang sanggup menyatukan begitu banyak permasalahan.

“Indonesia secara mendasar telah menghadapi begitu banyak potensi konflik, namun sanggup mendorong perdamaian ke dalam kehidupan sosial bermasyarakat,” ungkapnya.

Lazuardhi Utama

Laporan: Dinia Adrianjara

VIVA.co.id

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *