Kenalkan Budaya Armenia, Dubes Anna Sempat Cekcok

Public Lecture of CDCC

Public Lecture of CDCC: “Armenia dan Armenians: History, Culture and Tradion” 22/4/16

JAKARTA – Centre for Dialogue and Cooporation Among Civilizations (CDCC) bekerja sama dengan Kedutaan Besar Armenia mengadakan acara yang bertema “Armenia dan Armenians: History, Culture and Tradion” pada Jumat (22/4/2016). Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan kultur, sejarah, dan tradisi masyarakat Armenia.

Acara ini dihadiri oleh Dubes Armenia, Anna Aghadjanian; Ketua CDCC, Prof. Dr. Din Syamsudin; perwakilan dari Turki; perwakilan pemerintah Indonesia dari berbagai unsur; dan sejumlah awak media.

Armenia yang berbatasan dengan Turki, Georgia, Azerbaijan, dan Iran tercatat secara resmi sebagai Negara Kristen pertama di dunia. Dubes Armenia, Anna Aghadjanian memperkenalkan tempat bersejarah, daerah wisata, kebudayaan, bahasa, dan tari unik khas bangsa Armenia.

Selama ini, antara Pemerintah Indonesia dan Armenia diketahui telah menjalin sejumlah kerja sama yang melibatkan berbagai unsur dalam bidang akademik, parlemen, ekonomi, dan obat-obatan. Kedua negara juga telah melakukan ekspor dan impor, terutama dalam bidang kopi dan peralatan rumah tangga.

Sempat terjadi perdebatan antara Dubes Armenia dengan perwakilan Turki. Hal ini dipicu oleh pernyataan Anna Aghadjanian yang mengatakan bahwa Kerajaan Turki Ottoman melakukan genosida terhadap masyarakat dan menghancurkan gereja di Armenia.

Dialog yang diadakan CDCC sempat mengalami ketegangan akibat seorang mahasiswa Tajikistan bernama Bahroem secara diam-diam mengedarkan buku yang disebut sebagai Dubes Armenia sebagai “Buku Propaganda”. Buku tersebut diduga berisi bacaan sensitif yang membahas konflik antara Armenia dan Azerbaijan yang saat ini sedang terjadi di Nagarno-Karabakh.
(FIK)

Sumber: Okezone.com

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *