Tokoh Lintas Agama Minta Umat Kendalikan Diri, Kedepankan Kerukunan

Dialog bersama KAPOLRI, 4/8/16, (kiri) Jenderal Pol. DR. H. M. Tito Karnavian, M.A., (kanan) Prof. Dr. M. Din Syamsuddin, Ketua CDCC

Dialog bersama KAPOLRI, 4/8/16, (kiri) Jenderal Pol. DR. H. M. Tito Karnavian, M.A., (kanan) Prof. Dr. M. Din Syamsuddin, Ketua CDCC

Jakarta – Tokoh lintas agama menyesalkan terjadinya kerusuhan bernuansa SARA di Tanjungbalai, Sumatera Utama. Seluruh elemen diminta menjaga kerukunan agar peristiwa itu tidak terulang lagi di mana pun.

“Peristiwa Tanjungbalai kita menyesalkan dan mengecam segala kekerasan atas dasar dan bentuk apa pun yang tidak ada dalam agama-agama,” kata Chairman Center for Dialogue and Cooperation among Civilisations (CDCC) Din Syamsuddin.

Din menyampaikan ini dalam acara ‘Dialog Bersama Kapolri’ yang CDCC di kantor CDCC, Jalan Kemiri, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/8/2016). Din Syamsuddin dan tokoh lintas agama lainnnya hadir dalam acara itu.

“Semua umat beragama di tanah air diimbau menahan diri, kendalikan diri, kedepankan kerukunan. Peristiwa Tanjungbalai ini jangan terulang kembali di tempat-tempat lain,” sambungnya.

Selain itu, Din juga berharap agar Jenderal Tito Karnavian sebagai Kapolri yang baru dapat mengayomi dan menjaga situasi keamanan dan kenyamanan di masyarakat.

“Kami yakin Pak Tito seorang Jenderal intelektual cendekiawan yang punya pengalaman panjang dan pendidikan tinggi, apalagi beliau kuasai tujuh bahasa,” ujarnya.

“Diharapkan tampilkan 3 fungsi utama Polri yaitu sebagai pelindung, pelayan dan pengayom, bahkan beliau tambahkan secara tidak resmi sebagai perekat bangsa,” urainya.
(idh/bag)

Idham Kholid – detikNews
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *